EX-POSE.NET : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya
UPDATE: Artikel ini telah diperbarui pada 19 April 2026
Tindakan kekerasan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menciptakan keresahan di tengah masyarakat dengan melakukan penembakan terhadap warga sipil
Tindakan kekerasan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menciptakan keresahan di tengah masyarakat dengan melakukan penembakan terhadap warga sipil
OPM Kembali Bunuh Warga Sipil
WARTABELANEGARA.COM – Tindakan kekerasan dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali menciptakan keresahan di tengah masyarakat dengan melakukan penembakan terhadap warga sipil tak bersenjata yang mengakibatkan korban bernama Rusli meninggal di tempat. Peristiwa ini terjadi di sekitar Sekolah YPPGI Kepas Kopo, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, Selasa (11/06/2024).
Almarhum Rusli pendatang berusia 40 tahun asal Makassar, telah menjadi korban keganasan sekitar 10 anggota OPM kelompok Undius Kogoya, selain ditembak, kendaraan korban juga di bakar dan korban di ketahui saat itu masih berada di dalam mobil tersebut. Tindakan kejam ini merupakan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh OPM di wilayah tersebut. Masyarakat semakin khawatir dan resah dengan keberadaan kelompok bersenjata tersebut, yang terus mengancam keamanan dan kedamaian.
Menanggapi insiden yang terjadi, Aparat Keamanan (Apkam) Gabungan segera melakukan langkah cepat dan terkoordinir untuk mengevakuasi jenazah korban. Dengan taktik militer yang terencana, Apkam Gabungan berhasil mencapai lokasi kejadian meskipun dihadang tembakan dari kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Undius Kogoya. Dalam situasi yang cukup mencekam dan menegangkan, Apkam Gabungan tetap berhasil mengevakuasi jenazah Rusli ke RSUD Madi di Kabupaten Paniai, Papua.
“Aksi OPM menembak warga sipil tidak bersenjata dan tidak berdosa, serta membakar kendaraan yang mengakibatkan korban meninggal dunia merupakan bukti tindakan OPM melanggar hukum dan pelanggaran HAM. Namun demikian, apresiasi terhadap kesigapan Apkam Gabungan yang berhasil bergerak cepat mengevakuasi jenazah,” ucap Letkol Arh Yogi Nugroho.
Di tempat terpisah Kapuspen TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar melalui rilis tertulisnya menyayangkan tindakan OPM yang kembali membunuh warga sipil. “Saya menyayangkan kejadian tersebut, OPM harus bertanggungjawab, saya sampaikan agar OPM harus segera menghentikan kekerasan di Papua,” tegas Kapuspen TNI.
Sumber : Puspen TNI
editor : aninggell
OPM Kembali Bunuh Warga/ dmg
Fingerprint: EXPOSE NET - News-10538
© 2026
EXPOSE NET - News. Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang menyadur atau menyebarluaskan sebagian atau seluruh isi artikel ini tanpa izin tertulis dan tanpa mencantumkan link sumber asli:
https://ex-pose.net/opm-kembali-bunuh-warga-sipil/OPM Kembali Bunuh Warga Sipil
Oleh: Aninggell | 12:24 WIB, 12 Juni 2024
Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.
Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.