scrol kebawah untuk membaca
BeritaBerita Utama

Pekerja Ungkap Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, PT SBRM Bungkam

×

Pekerja Ungkap Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, PT SBRM Bungkam

Sebarkan artikel ini

EX-POSE.NET  : Latest-Trusted-Objective | Berita Terkini - Terbaru - Terpercaya

Pekerja Ungkap Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, PT SBRM Bungkam Ex-Pose.net, Jakarta — Sejumlah pekerja di PT SBRM mengeluhkan kondisi kerja yang diduga tidak sesuai ketentuan ketenagakerjaan. Salah satu pekerja berinisial (IL) mengatakan saat direkrut, langsung di
Pekerja Ungkap Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, PT SBRM Bungkam Ex-Pose.net, Jakarta — Sejumlah pekerja di PT SBRM mengeluhkan kondisi kerja yang diduga tidak sesuai ketentuan ketenagakerjaan. Salah satu pekerja berinisial (IL) mengatakan saat direkrut, langsung di

Pekerja Ungkap Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, PT SBRM Bungkam

Ex-Pose.net, Jakarta — Sejumlah pekerja di PT SBRM mengeluhkan kondisi kerja yang diduga tidak sesuai ketentuan ketenagakerjaan.

Salah satu pekerja berinisial (IL) mengatakan saat direkrut, langsung di pekerjakan penuh waktu tanpa penjelasan status hubungan kerja secara tertulis.

Artikel Berita Lainya  Polsek Mojoagung Amankan Balap Liar Ring Road

“Tapi kami, di wajibkan mengikuti jadwal kerja dan ketentuan internal perusahaan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (16/1).

Selain itu, menurutnya, jam kerja pekerja dilaporkan mencapai sekitar 12 hingga 13 jam per hari dengan waktu istirahat dua jam.

“Iya, hal tersebut tercatat dalam sistem absensi perusahaan. Upah di bayarkan tanpa disertai slip gaji, dan sebagian pembayaran di lakukan melalui transfer perorangan,” jelas IL.

Ia pun mengeluhkan, upah yang diterima berada di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta.

Artikel Berita Lainya  Waspada! Oknum Mengaku dari Dinas Pertanian Garut Diduga Gentayangan di Kecamatan Malangbong,Sasar Gapoktan

“Bahkan, terdapat dugaan pemotongan upah sebesar Rp500 ribu apabila kami tidak masuk kerja karena sakit, meskipun telah melampirkan surat keterangan dokter,” kata IL.

Terkait kerja lembur, IL mengaku tidak menerima upah lembur sesuai ketentuan. Melainkan hanya di berikan pengaturan jam masuk pada hari berikutnya.

“Selain itu, kami juga belum di daftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan maupun Kesehatan,” tandas IL.

Hingga berita ini di tayangkan, pihak manajemen, Titi belum memberikan tanggapan.

Penulis: Refer

Artikel Berita Lainya  Lebaran Tiba, Makanan Khas Idul Fitri yang Menggugah Selera

Editor: Rieke

Fingerprint: EXPOSE NET - News-22224
🔥 Pusat Berita Expose.net

Berita utama terkini daerah nasional internasional
Rangkuman berita utama dari berbagai wilayah.

Headline news update terbaru
Berita viral dan headline utama hari ini.

Update berita terbaru setiap hari
Informasi cepat dan konsisten setiap waktu.

Berita hari ini terkini
Peristiwa terbaru yang sedang terjadi.

Pekerja Ungkap Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, PT SBRM Bungkam

Oleh: rieke | 04:10 WIB, 17 Januari 2026

Seluruh konten di portal EX-POSE.NET telah melalui proses verifikasi fakta dan penyuntingan oleh Tim Dewan Redaksi untuk memastikan standar jurnalisme profesional yang akurat dan berimbang.

Karya jurnalistik ini tunduk pada UU Pers No. 40/1999 & Pedoman Media Siber. Hak cipta dilindungi.

Translate »

EX-POSE.NET
Pengelola Redaksi: PT DANAKIRTI MEDIA NEWS
Penerbit & Manajemen Bisnis: PT DANAKIRTI MEDIA GROUPS
NIB: 2801220007313 | NPWP: 63.108.079.3-002.000
KBLI Utama: 58130 | No. Sertifikat: 28012200073130001
Seluruh kegiatan jurnalistik ex-pose.net berada di bawah naungan badan hukum resmi, patuh sesuai UU Pers No. 40/1999.

Pekerja Ungkap Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, PT SBRM Bungkam Ex-Pose.net, Jakarta — Sejumlah pekerja di PT SBRM mengeluhkan kondisi kerja yang diduga tidak sesuai ketentuan ketenagakerjaan. Salah satu pekerja berinisial (IL) mengatakan saat direkrut, langsung di
Pekerja Ungkap Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, PT SBRM Bungkam Ex-Pose.net, Jakarta — Sejumlah pekerja di PT SBRM mengeluhkan kondisi kerja yang diduga tidak sesuai ketentuan ketenagakerjaan. Salah satu pekerja berinisial (IL) mengatakan saat direkrut, langsung di